Teknoloko.com – Poco diprediksi akan meluncurkan M8 Pro pada Januari mendatang, namun bocoran terbaru justru memunculkan pertanyaan besar.
Apakah ini inovasi atau sekadar rebranding? Menurut seorang tipster, Poco M8 Pro akan identik dalam hampir semua aspek dengan Redmi Note 15 Pro+ yang akan datang, kecuali di bagian kamera.
Sumber tersebut mengklaim bahwa perbedaan utama ada pada modul kamera belakang. Poco M8 Pro disebut akan menggantikan kamera telefoto periskop 200MP dengan zoom optik 4x yang dikabarkan ada pada Redmi, dengan kamera utama 50MP.
Namun, klaim ini diragukan oleh GSMArena, karena memiliki kamera telefoto periskop 200MP di segmen mid-range dinilai sangat tidak mungkin. Terlepas dari kebingungan tersebut, Poco M8 Pro tetap diisukan akan membawa kamera utama 50MP.
Spesifikasi lain yang bocor termasuk layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi “1.5K” dan refresh rate 120Hz. Ponsel ini dikabarkan akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 7s Gen 4, didukung baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 100W, dan memiliki rating ketahanan debu dan air IP68.
Akan tetapi, ada kekecewaan. Ponsel ini disebut akan menjalankan Android 15 dengan HyperOS 2, padahal Android 16 dan HyperOS 3 sudah tersedia. Entah mengapa perusahaan atau Poco tidak memberikan dukungan langsung untuk Android 16.
Padahal jika debut dengan membawa sistem terbaru, maka kemungkinan besar seri ini juga mendapatkan dukungan untuk Android berikut.
Kamu berasumsi, dengan membawakan Android 15, mungkin saja jangka pakainya berkurang. Poco mungkin memberikan dukungan pembaruan berikutnya, dan kemungkinan besar hanya mentok di Android 16 saja.
Jika bocoran ini akurat, Poco M8 Pro tampaknya akan melanjutkan strategi Xiaomi dalam menjual kembali model Redmi dengan sedikit perubahan dan branding yang berbeda. Pertanyaannya adalah, apakah konsumen akan menerima praktik ini, atau justru menginginkan identitas dan inovasi yang lebih jelas dari seri Poco sendiri?


