Teknoloko.com – Huawei Mate X7 resmi hadir sebagai generasi terbaru ponsel layar lipat premium yang membawa banyak peningkatan penting, mulai dari desain yang lebih tipis dan ringan, layar yang semakin terang, ketahanan air dan debu kelas atas, hingga performa dan kamera yang diklaim setara bahkan melampaui ponsel flagship biasa. Didukung HarmonyOS terbaru dan chipset Kirin generasi baru, berikut spesifikasi lengkap Huawei Mate X7!
Spesifikasi Huawei Mate X7
| Spesifikasi | Huawei Mate X7 |
| Layar | Foldable LTPO OLED, 8.0 inches, 2210 x 2416 pixels, 1B colors, 120Hz, 1440Hz PWM, HDR Vivid, 2500 nits (peak) Cover display: LTPO OLED, 120Hz, 1440Hz PWM, HDR, 3000 nits (peak), 6.49 inches, 1080 x 2444 pixels, Kunlun Glass 2, 412 ppi |
| OS | HarmonyOS 6.0, EMUI 15 |
| Chipset | Kirin 9030 Pro (6 nm) |
| RAM | 12GB/16GB/20GB |
| ROM | 256GB/512GB/1TB |
| Kamera Belakang | 50 MP, f/1.4-f/4.0, 24mm (wide), PDAF, OIS* 50 MP, f/2.2, 81mm (periscope telephoto), PDAF, OIS, 3.5x optical zoom 40 MP, f/2.2, 13mm, 120˚ (ultrawide), PDAF |
| Kamera Depan | 8 MP, f/2.2, (wide) Cover camera: 8 MP, f/2.4, (wide) |
| Baterai | 5600 mAh 66W wired 50W wireless 7.5W reverse wireless 5W reverse wired |
| Warna | Black, Brocade White, Nebula Red, Purple, Blue |
Desain dan Build
Secara tampilan, Huawei Mate X7 masih membawa ciri khas Mate X Series dengan desain lipatan ke dalam bergaya buku. Meski terlihat mirip Mate X6, banyak penyempurnaan penting dilakukan. Ketebalannya kini hanya sekitar 4,5 mm saat terbuka dan sekitar 9,5 mm ketika dilipat sehingga terasa sangat ramping untuk ukuran ponsel lipat.
Bobotnya juga sekitar 235 gram sehingga lebih seimbang saat digunakan, baik dalam kondisi terbuka maupun tertutup. Huawei juga memperkenalkan desain kamera baru bernama Time-Space Gate yang tampil lebih tegas dan unik.
Selain memberi identitas visual berbeda, desain ini membuat ponsel lebih stabil saat diletakkan di meja. Pilihan warnanya pun beragam, mulai dari Brocade White dan Brocade Blue dengan material serat nano bermotif tenun tradisional Yunjin, hingga Nebula Red, Phantom Purple, dan Obsidian Black yang memakai lapisan vegan leather agar nyaman digenggam dan tidak licin.
Dari sisi ketahanan, Mate X7 menetapkan standar baru untuk ponsel lipat. Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59 sehingga tahan debu serta aman dari semprotan air bertekanan tinggi dan perendaman air hingga kedalaman dua meter selama 30 menit.
Di bagian dalam, Huawei memakai Ultra-Reliable Xuanwu Architecture yang menggabungkan tiga lapisan layar. Ada serat karbon sebagai penopang, UTG untuk meredam benturan, serta lapisan cairan non-Newtonian yang mengeras saat mendapat tekanan mendadak.
Engselnya menggunakan material baja berkekuatan tinggi setara aerospace-grade steel dan telah diuji hingga lebih dari 25.000 kali lipatan. Hasilnya, ketahanan terhadap benturan dan tekukan meningkat drastis dibanding generasi sebelumnya.
Layar

Huawei Mate X7 hadir dengan dua layar LTPO OLED berkualitas flagship yang dirancang untuk kenyamanan dan konsistensi visual. Layar utamanya berukuran 8,0 inci dengan resolusi 2416 x 2210 piksel serta rasio mendekati 1 banding 1 sehingga sangat cocok untuk multitasking, membaca, dan aktivitas produktivitas lainnya.
Panel ini mendukung refresh rate adaptif 1 sampai 120Hz serta HDR Vivid, lalu mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 2.500 nits agar tetap jelas di berbagai kondisi pencahayaan. Di bagian luar, terdapat layar berukuran 6,49 inci dengan resolusi 2444 x 1080 piksel yang menawarkan kecerahan lebih tinggi hingga 3.000 nits sehingga tetap nyaman dipakai di bawah sinar matahari langsung.
Kedua layar sudah dibekali PWM dimming 1440Hz untuk membantu mengurangi kelelahan mata saat penggunaan lama. Berkat kualitas panel yang seragam, perpindahan dari layar luar ke layar dalam terasa mulus dan natural tanpa penurunan tampilan visual.
Kamera

Huawei Mate X7 membawa sistem kamera yang dirancang tanpa kompromi untuk sebuah ponsel lipat. Kamera utamanya memakai sensor 50MP RYYB berukuran besar dengan aperture fisik variabel dari f/1.49 hingga f/4.0 dalam sepuluh tingkat.
Sensor ini mampu menangkap cahaya lebih banyak sehingga hasil foto tetap tajam dengan rentang dinamis yang luas, bahkan saat digunakan di kondisi cahaya yang sangat terang maupun minim cahaya. Untuk kebutuhan zoom, tersedia kamera telephoto 50MP dengan desain periskop vertikal dan zoom optik 3,5x yang didukung peningkatan asupan cahaya signifikan.
Kamera ini juga mendukung telemacro sehingga fleksibel untuk memotret objek jauh sekaligus detail jarak dekat. Sebagai pelengkap, kamera ultrawide 40MP hadir dengan sudut pandang luas dan autofokus untuk kebutuhan foto lanskap atau grup.
Di sisi video dan fitur lanjutan, Mate X7 mendukung perekaman hingga 4K dengan teknologi Ultra Lighting HDR Video yang memanfaatkan sensor LOFIC generasi terbaru dan ISP terbaru dari Huawei. Hasilnya, detail area terang dan gelap tetap seimbang meski merekam dalam kondisi backlight ekstrem.
Keunggulan desain foldable juga dimaksimalkan melalui fitur seperti hover shooting, penggunaan layar luar sebagai viewfinder selfie, serta bantuan AI untuk komposisi foto di layar besar. Selain itu, fitur One Shot Multi-Output memungkinkan satu kali jepretan menghasilkan beberapa versi foto dengan efek berbeda seperti virtual aperture dan motion blur.
Chipset dan Performa

Huawei Mate X7 ditenagai chipset Kirin 9030 Pro berbasis fabrikasi 6nm yang mengusung CPU 9-core serta GPU Maleoon 935 yang telah ditingkatkan. Meski teknologi prosesnya belum setara dengan chipset terbaru dari kompetitor, Huawei mengandalkan optimasi HarmonyOS 6 agar performa tetap terasa mulus dan stabil dalam penggunaan sehari-hari.
Untuk menjaga suhu tetap terkendali, disematkan sistem pendingin Ultra-Large VC Graphene Cooling System dengan vapor chamber berukuran besar. Sistem ini membantu mendistribusikan panas secara merata sehingga perangkat tetap nyaman digunakan saat multitasking berat, fotografi intensif, maupun perekaman video HDR di layar besar.
Dari sisi memori dan software, Mate X7 hadir dengan pilihan RAM mulai dari 12GB hingga 20GB serta penyimpanan internal dari 256GB sampai 1TB dengan teknologi UFS berkecepatan tinggi. Varian RAM yang lebih besar tidak hanya unggul dalam multitasking, tetapi juga dibekali sensor kamera utama yang lebih besar untuk hasil foto yang lebih maksimal.
Untuk pasar global, perangkat ini menjalankan HarmonyOS 6 dengan EMUI 15 yang membawa peningkatan signifikan pada pengalaman layar besar. Pengguna dapat menjalankan tiga aplikasi sekaligus, memanfaatkan floating window yang fleksibel, serta menikmati fitur AI Xiaoyi seperti OCR real-time, peringkasan catatan, bantuan belanja, hingga perlindungan privasi berbasis AI.
Baterai

Huawei Mate X7 dibekali baterai silicon-carbon berkapasitas besar yang dirancang untuk menunjang penggunaan harian tanpa khawatir cepat habis. Versi global membawa kapasitas 5.525 mAh, sedangkan varian China sedikit lebih besar dengan 5.600 mAh.
Angka ini tergolong impresif untuk ponsel lipat dengan bodi tipis, sehingga layar besar tetap bisa digunakan aktif sepanjang hari untuk bekerja, hiburan, maupun multitasking. Dari sisi pengisian daya, Mate X7 mendukung teknologi 66W pengisian kabel dan 50W pengisian nirkabel. Selain itu, tersedia juga fitur reverse wired dan reverse wireless charging untuk mengisi perangkat lain.
Berdasarkan pengujian internal Huawei, baterai dapat terisi hingga sekitar 70 persen dalam waktu kurang lebih 30 menit. Kecepatan ini menjadikan Mate X7 sebagai salah satu ponsel lipat dengan sistem pengisian daya paling efisien di kelasnya.
Harga Huawei Mate X7

Di pasar China, Huawei Mate X7 dibanderol dengan harga mulai dari ¥12.999 hingga ¥17.599 tergantung konfigurasi memori dan penyimpanan. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs 1 yuan setara Rp2.368,63, harganya berada di kisaran Rp30,8 jutaan untuk varian terendah dan bisa mencapai sekitar Rp41,7 jutaan untuk varian tertinggi.
Untuk pasar global, Huawei menetapkan harga antara €1.700 hingga €2.700, yang umumnya hadir dengan konfigurasi 16GB RAM dan penyimpanan 512GB. Apabila nantinya masuk ke Indonesia, harga resmi sangat mungkin menjadi lebih mahal dari hasil konversi langsung.
Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti pajak impor, PPN, bea masuk, serta biaya distribusi resmi. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, harga Huawei Mate X7 di Indonesia bisa melampaui Rp45 jutaan tergantung kebijakan dan jalur penjualan. Hingga saat ini, Huawei juga belum memberikan kepastian kapan perangkat ini akan resmi masuk ke pasar Indonesia.
Penutup
Sebagai penutup, Huawei Mate X7 menunjukkan bahwa ponsel lipat kini sudah berada di level flagship tanpa kompromi, baik dari sisi desain, layar, kamera, performa, hingga daya tahan. Dengan berbagai peningkatan signifikan, perangkat ini cocok untuk Anda yang menginginkan satu smartphone premium untuk menunjang produktivitas sekaligus hiburan dalam satu genggaman.


