Teknoloko.com – Samsung tampaknya mulai menerapkan strategi baru dalam menghadirkan pembaruan perangkat lunak untuk perangkat flagship-nya.
Setelah sebelumnya mendapat kritik terkait pembaruan One UI 7, banyak yang mengira kehadiran One UI 8 yang mengejutkan berbasis Android 16 bersama peluncuran Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 hanyalah upaya penebusan.
Namun, menurut bocoran terbaru, ini justru awal dari arah baru dalam strategi pembaruan Samsung.
Dilansir dari tipster ternama Ice Universe, Samsung akan mulai memprioritaskan perangkat lipat Galaxy Z dalam hal pembaruan perangkat lunak.
Artinya, mulai sekarang lini Galaxy Z Fold dan Z Flip akan menjadi perangkat pertama yang menjalankan Android versi terbaru langsung dari pabrik termasuk antarmuka One UI terbaru.
Sementara itu, lini Galaxy S seperti Galaxy S24 atau S25 masih akan mendapatkan pembaruan, tetapi dalam bentuk peningkatan bertahap Incremental Updates untuk One UI.
Ini adalah perubahan besar dari pendekatan sebelumnya, di mana Galaxy S series selalu menjadi yang pertama mencicipi fitur-fitur terbaru dari Android dan One UI.
Galaxy S Series Tetap Diutamakan dari Sisi Stabilitas
Meski bukan yang pertama lagi dalam hal pembaruan, bukan berarti Galaxy S series ditinggalkan begitu saja.
Samsung tampaknya memilih untuk lebih memoles pengalaman konsumen pada lini Galaxy S, dengan menyempurnakan antarmuka, fitur AI, serta peningkatan sistem lainnya sebelum dirilis secara luas.
Dengan kata lain, perangkat Foldable seperti Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 akan berfungsi sebagai uji coba publik untuk One UI versi awal, sementara Galaxy S akan menerima versi yang lebih stabil dan matang dari sistem operasi dan antarmuka baru tersebut.
Apa Alasan Samsung Melakukan Ini?
Perangkat lipat adalah salah satu inovasi utama Samsung yang terus berkembang. Dengan memberikan mereka akses pertama ke One UI dan Android versi terbaru.
Samsung bisa menarik perhatian lebih ke lini foldable, menjadikan perangkat foldable sebagai etalase teknologi mereka.
Juga tidak lupa tujuan ini adalah untuk mengumpulkan umpan balik awal dari pengguna sebelum menyebarkan fitur ke perangkat lain.
Dengan perubahan strategi ini, Samsung jelas menempatkan Galaxy Z Fold dan Flip di garis depan inovasi Software, sementara Galaxy S tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas dan kenyamanan penggunaan.
Ini menjadi sinyal bahwa Samsung mulai membentuk hierarki baru dalam keluarga flagship-nya.


