Friday, January 16, 2026
Teknoloko
  • Home
  • Tech News
  • Tutorial
  • Rekomendasi
  • Review
  • Download
    • Aplikasi Windows
    • Driver Printer
    • Resetter Printer
    • Sistem Operasi
    • WordPress
      • WordPress Theme
      • WordPress Plugin
No Result
View All Result
  • Home
  • Tech News
  • Tutorial
  • Rekomendasi
  • Review
  • Download
    • Aplikasi Windows
    • Driver Printer
    • Resetter Printer
    • Sistem Operasi
    • WordPress
      • WordPress Theme
      • WordPress Plugin
No Result
View All Result
Teknoloko
No Result
View All Result
Home Tech News

Strategi Diam-Diam Menantang Apple Vision Pro?

Teknoloko by Teknoloko
23 September 2025
Samsung Tunda Headset XR Project Moohan: Strategi Diam-Diam Menantang Apple Vision Pro?
Share on FacebookShare on TwitterShare on TelegramShare on WhatsappShare on LinkedinShare on PinterestShare on Reddit

Teknoloko.com – Samsung dikenal cepat dalam merespons tren teknologi. Namun untuk produk satu ini, raksasa teknologi asal Korea Selatan justru memilih pendekatan berbeda.

Proyek ambisius bertajuk Project Moohan, sebuah headset Extended Reality (XR) yang dikembangkan bersama Google, resmi ditunda peluncurannya hingga Oktober 2025.

Kabar ini menimbulkan banyak tanya. Apakah Samsung sedang menyusun strategi besar? Atau justru menghadapi tantangan teknis di balik layar?

Project Moohan bukan sekadar produk baru, ia simbol ambisi Samsung di pasar realitas campuran (XR), wilayah yang kini didominasi Apple dengan Vision Pro dan Meta dengan lini Quest-nya.

Dibangun di atas platform Android XR, headset ini dikembangkan langsung bersama Google, menandakan kerja sama strategis antara dua kekuatan besar.

Samsung juga menggandeng Qualcomm untuk otak perangkat ini: Snapdragon XR2 Plus Gen 2, chipset terbaru yang dirancang khusus untuk pengalaman XR imersif.

Layarnya? Panel micro-OLED berukuran 1,3 inci buatan Sony, menjanjikan resolusi super tajam yang menyatu dengan dunia nyata.

Awalnya, Project Moohan dijadwalkan tampil perdana pada 29 September 2025. Tapi laporan dari industri menyebut bahwa Samsung memutuskan menunda peluncuran ke 21 Oktober, dengan peluncuran lokal di Korea dimulai 13 Oktober.

Menurut sumber industri yang dikutip berbagai media teknologi global, Samsung tengah memperkuat strategi pemasaran internal dan memastikan kesiapan perangkat secara menyeluruh. Tak hanya dari sisi hardware, tapi juga software, ekosistem aplikasi, serta kesiapan manufaktur.

Apa yang Ditawarkan Project Moohan?

Meski belum dirilis, bocoran spesifikasi Project Moohan sudah mencuri perhatian:

  • Layar: Panel micro‑OLED 1,3 inci (OLEDoS) dari Sony
  • Chipset: Snapdragon XR2 Plus Gen 2
  • Platform: Android XR (kolaborasi Samsung–Google)
  • Fitur andalan: AI multimodal, interaksi gestur, konektivitas Android-native
  • Produksi awal: Sekitar 100.000 unit
  • Harga: Diperkirakan antara KRW 2,5 juta hingga KRW 4 juta (setara Rp 29–46 juta)

Dengan spek tersebut, Samsung tidak menargetkan pasar kasual. Headset ini dirancang untuk pengguna profesional, kreator konten, pengembang, hingga eksekutif yang ingin berada di garda depan dunia virtual.

Samsung vs Apple: Siapa Lebih Siap?

Persaingan XR kini menjadi babak baru dari rivalitas dua raksasa teknologi: Samsung dan Apple. Keduanya punya strategi berbeda.

Apple memilih ekosistem tertutup dan menyatukan hardware-software dalam satu kendali. Sementara Samsung bekerja sama dengan Google, membuka peluang ekosistem terbuka berbasis Android XR yang bisa diakses lebih luas oleh developer pihak ketiga.

Keunggulan ini bisa menjadi nilai jual utama Project Moohan, terutama jika Samsung berhasil menyajikan pengalaman XR yang kuat dengan harga lebih kompetitif dibanding Vision Pro.

Bagi Samsung, penundaan Project Moohan justru bisa jadi bagian dari kalkulasi cermat. Pasar XR bukan hanya soal siapa yang lebih dulu hadir, tapi siapa yang paling siap mengisi ruang baru ini, dari sisi pengalaman pengguna, konten, hingga integrasi dengan kehidupan sehari-hari.

Dan jika Samsung berhasil, Project Moohan bisa jadi bukan sekadar headset, tapi pintu gerbang menuju masa depan baru dalam cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi.

Tags: AppleDiamDiamMenantangProStrategiVision
Teknoloko

Teknoloko

Next Post
Redmi Pad 2 Pro: Tablet Gahar yang Siap Jadi Pemimpin di Kelas Menengah?

Tablet Gahar Kelas Menengah yang Siap Mengguncang Pasar?

Popular

  • Dari Lokal ke Global: Bagaimana 'Steam-nya Asia' Akan Menaklukkan Dunia Lewat Item Digital Game?

    Bagaimana ‘Steam-nya Asia’ Akan Menaklukkan Dunia Lewat Item Digital Game?

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harbolnas 2025 Bukan Lagi soal Diskon Gila-gilaan, Tapi “Senjata Baru” Ini untuk UMKM Naik Kelas

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbandingan Lengkap Spesifikasi OPPO Reno 15 vs Reno 15 Pro

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Snapdragon 7 Gen 4 dan Kamera Ganda 50MP untuk Segmen Menengah

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Windows 10 KB5063709 Hadirkan Dukungan Perpanjangan Update Keamanan (ESU)

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Cart
  • Home
  • Ketentuan Layanan
  • Kontak Kami
  • No Access
  • Preparing Your File
  • Privacy Policy
  • Purchases
  • Tentang Kami

© 2025 Teknoloko.com - Media Digital Seputar Teknologi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Tech News
  • Tutorial
  • Rekomendasi
  • Review
  • Download
    • Aplikasi Windows
    • Driver Printer
    • Resetter Printer
    • Sistem Operasi
    • WordPress
      • WordPress Theme
      • WordPress Plugin

© 2025 Teknoloko.com - Media Digital Seputar Teknologi.