Teknoloko.com – Sebuah terobosan dalam otomasi industri terjadi di fasilitas Zhongzhou milik Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), raksasa baterai asal Tiongkok (18/12).
Untuk pertama kalinya di dunia, robot humanoid berbasis AI bernama “Moz” telah diterapkan secara skala besar pada lini produksi paket baterai.
Moz bukan robot biasa. Ia ditugaskan pada proses pengujian akhir (End of Line/EOL) dan pengukuran Resistansi Arus Searah (Direct Current Resistance/DCR)—tahap kritis sebelum pengiriman baterai.
Tugas ini sebelumnya dilakukan oleh pekerja manusia yang harus menghubungkan steker uji bertegangan ratusan volt secara manual, sebuah pekerjaan yang berisiko tinggi terhadap percikan api dan inkonsistensi kualitas.
Keunggulan Moz terletak pada model Vision-Language-Action (VLA) ujung-ke-ujung yang memberinya persepsi lingkungan dan kemampuan generalisasi tugas yang luar biasa.
Robot ini unggul dalam tiga hal adaptasi presisi, pengoperasian fleksibel, serta efisiensi dan keandalan.
“Moz telah menjadi anggota yang sangat diperlukan dalam lini produksi kami,” kata CATL.
Ia tidak hanya melakukan tugas utama, tetapi juga secara proaktif mendeteksi anomali dan beralih ke mode inspeksi.
Hasilnya signifikan. Dalam menghadapi produksi berbagai model baterai, Moz menunjukkan peningkatan beban kerja harian hingga tiga kali lipat dengan konsistensi dan stabilitas tinggi.
Yang menarik, Moz dikembangkan oleh Spirit AI (perusahaan dalam ekosistem CATL) dan ditenagai oleh baterai buatan CATL sendiri, menunjukkan kolaborasi rantai pasok yang sinergis.
Kehadiran Moz menandai era baru manufaktur cerdas. Ini bukan sekadar penggantian tenaga manusia, tetapi peningkatan kemampuan produksi untuk tugas kompleks dan berbahaya. Inovasi ini berpotensi menjadi standar baru di industri baterai global, di mana keamanan, presisi, dan efisiensi skala besar menjadi penentu daya saing.


