Thursday, January 15, 2026
Teknoloko
  • Home
  • Tech News
  • Tutorial
  • Rekomendasi
  • Review
  • Download
    • Aplikasi Windows
    • Driver Printer
    • Resetter Printer
    • Sistem Operasi
    • WordPress
      • WordPress Theme
      • WordPress Plugin
No Result
View All Result
  • Home
  • Tech News
  • Tutorial
  • Rekomendasi
  • Review
  • Download
    • Aplikasi Windows
    • Driver Printer
    • Resetter Printer
    • Sistem Operasi
    • WordPress
      • WordPress Theme
      • WordPress Plugin
No Result
View All Result
Teknoloko
No Result
View All Result
Home Tech News

Meta “Bajak” Desainer Apple, Sinyal Perang Realitas Virtual Mencapai Titik Didih?

Teknoloko by Teknoloko
9 December 2025
Meta "Bajak" Desainer Apple, Sinyal Perang Realitas Virtual Mencapai Titik Didih?
Share on FacebookShare on TwitterShare on TelegramShare on WhatsappShare on LinkedinShare on PinterestShare on Reddit

Teknoloko.com – Perang rahasia antara Meta dan Apple di arena Spatial Computing (komputasi spasial) baru saja memasuki babak baru yang lebih terbuka dan personal.

Meta Platforms Inc., raksasa di balik headset Quest, dilaporkan telah merekrut seorang desainer antarmuka (UI) senior Apple, yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan visionOS untuk Apple Vision Pro, untuk memimpin divisi desain produk perangkat Wearable-nya.

Menurut laporan, langkah ini bukan sekadar perpindahan karyawan biasa. Ini adalah sebuah statement dan strategi ofensif langsung ke jantung kekuatan Apple, melainkan desain dan pengalaman pengguna.

“Membajak” Intel dan Estetika

Merekrut desainer kunci dari Apple, terutama yang berpengalaman dengan proyek sepenting Vision Pro, memberikan Meta dua keuntungan strategis sekaligus:

  1. Intel Mendalam:Desainer tersebut membawa pemahaman mendalam tentang filosofi, prinsip, dan bahkan mungkin roadmap desain Apple untuk antarmuka spatial. Ini adalah informasi yang sangat berharga untuk menciptakan produk yang tidak hanya mengejar, tetapi mungkin mengantisipasi, langkah Apple.
  2. Penyempurnaan Estetika:Salah satu kritik terhadap headset Meta Quest selama ini adalah antarmuka yang cenderung fungsional namun kurang elegan. Dengan darah segar dari Apple, perusahaan yang mengutamakan estetika dan kesederhanaan, Meta berambisi untuk menyempurnakan antarmuka sistem operasi Reality OS mereka, membuatnya lebih intuitif, halus, dan “menyenangkan” secara visual.

Perang Spatial Computing: Fase Baru

Persaingan Meta (dengan Quest) dan Apple (dengan Vision Pro) telah lama diprediksi, namun kini semakin nyata:

Meta memilih fokus pada aksesibilitas dan komunitas. Quest 3 dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada Vision Pro, menargetkan pasar gamer dan pengguna awal.

Kekuatannya ada di ekosistem aplikasi yang luas dan integrasi dengan dunia sosial Meta (Facebook, Instagram). Di sisi lain Apple pada presisi, kualitas, dan integrasi ekosistem.Vision Pro diposisikan sebagai perangkat komputasi premium dengan display resolusi tinggi dan kontrol via mata serta tangan yang sangat akurat. Harganya yang sangat tinggi menempatkannya sebagai produk untuk profesional dan early adopter kelas premium.

Dengan merekrut talenta Apple, Meta jelas ingin menjembatani celah dalam hal “kelas” dan “kehalusan” pengalaman, tanpa meninggalkan strategi harga yang kompetitif.

Keputusan ini menandakan bahwa Meta serius dan tidak mau main-main dalam perang spatial computing yang akan menentukan masa depan interaksi manusia dengan teknologi.

Bagi konsumen, persaingan sengit ini pada akhirnya akan mendorong inovasi lebih cepat, peningkatan kualitas desain, dan mungkin harga yang lebih beragam.

Pertanyaannya sekarang: Akankah sentuhan “Apple” pada headset Meta berikutnya membuat Mark Zuckerberg bisa mengatakan, “Kami sekarang menawarkan pengalaman Vision Pro, dengan harga Quest”?

Tags: AppleBajakDesainerDidihMencapaiMetaPERANGRealitasSinyalTitikVirtual
Teknoloko

Teknoloko

Next Post
Di Balik Kontroversi "Iklan" di ChatGPT: Tantangan Integritas Platform AI dan Ancaman Pihak Ketiga

Tantangan Integritas Platform AI dan Ancaman Pihak Ketiga

Popular

  • Upgrade ke Windows 11? Microsoft "Sindir Halus" Beli OneDrive Dulu!

    Upgrade ke Windows 11? Microsoft “Sindir Halus” Beli OneDrive Dulu!

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Windows 10 KB5063709 Hadirkan Dukungan Perpanjangan Update Keamanan (ESU)

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Bawakan Desain Cool, Vivo G3 5G Hadir dengan Baterai Jumbo!

    3 shares
    Share 1 Tweet 1
  • Manfaat, Cara Kerja, dan Tips Melakukannya!

    4 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Kemkomdigi Tetapkan Pagu Anggaran Rp 8 Triliun untuk Operasional Infrastruktur Digital 2026

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Cart
  • Home
  • Ketentuan Layanan
  • Kontak Kami
  • No Access
  • Preparing Your File
  • Privacy Policy
  • Purchases
  • Tentang Kami

© 2025 Teknoloko.com - Media Digital Seputar Teknologi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Tech News
  • Tutorial
  • Rekomendasi
  • Review
  • Download
    • Aplikasi Windows
    • Driver Printer
    • Resetter Printer
    • Sistem Operasi
    • WordPress
      • WordPress Theme
      • WordPress Plugin

© 2025 Teknoloko.com - Media Digital Seputar Teknologi.