Teknoloko.com – OpenAI baru saja mengumumkan peluncuran ChatGPT Agent, inovasi terbaru mereka dalam dunia AI yang menggabungkan kemampuan percakapan dari ChatGPT, fitur interaktif dari Operator, serta kemampuan untuk menjelajah web dan menyelesaikan tugas kompleks secara otomatis.
ChatGPT Agent dirancang sebagai asisten cerdas yang mampu menyelesaikan pekerjaan atas namamu sendiri.
Ini bukan sekadar chatbot biasa—ChatGPT Agent dapat mengeksekusi tugas-tugas berulang, menyusun laporan, menjelajah situs, bahkan mengakses layanan pihak ketiga seperti Gmail atau GitHub untuk mengambil informasi yang relevan.
Jika dilihat dari sini, maka fiturnya mungkin lebih mirip ketika kita pindah ke versi berbayar dari ChatGPT? Atau mungkin lebih dari itu?
Apa sih Fitur-Fitur Utama ChatGPT Agent
ChatGPT atau OpenAI memberikan sorotan dari fitur apa saja yang mereka tawarkan dari sistem AI baru mereka ini.
Mengerjakan Tugas Kantor
ChatGPT Agent bisa membantu menyusun ulang jadwal rapat, mengisi spreadsheet, membuat slide presentasi, hingga merangkum laporan riset—semuanya cukup dari satu perintah.
Asisten Travel Pribadi
Konsumen bisa memintanya untuk merencanakan dan memesan tiket untuk liburan atau acara tertentu, lengkap dengan tiket, hotel, dan aktivitas yang sesuai preferensi konsumennya. Hmmm…keren juga!
Integrasi dengan Layanan Populer
ChatGPT Agent mendukung integrasi dengan Gmail, GitHub, dan aplikasi lainnya untuk mengakses, mengelola, dan menggunakan data secara kontekstual sesuai kebutuhan pengguna.
Model AI Baru & Lebih Kuat
Meskipun OpenAI belum menyebutkan nama model secara resmi, ChatGPT Agent didukung oleh model AI terbaru yang dilatih untuk menangani tugas-tugas multi-alat, termasuk browser teks dan visual, serta terminal kode.
Peluncuran ChatGPT Agent akan dilakukan secara bertahap. Pengguna Pro sudah dapat mengaksesnya lebih awal.
Sedangkan pengguna Plus dan Team akan mulai melihat opsi “Agent Mode” di menu Dropdown alat mulai Senin mendatang.
Dengan hadirnya ChatGPT Agent, OpenAI semakin mendekatkan kita pada era asisten digital yang benar-benar produktif dan mandiri.
AI ini bukan hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga melaksanakan tindakan nyata, baik itu dalam konteks kerja, pribadi, maupun produktivitas harian. Tugasnya tentu mirip seperti memiliki asisten manusia sungguhan bukan?


